LOKASI | +62 82-11752-5458 | adi@yourtravel.id

1. Ponsel
Bagi sebagian orang, khususnya para pengguna smartphone, ponsel menjadi barang yang lebih penting dari dompet. Mereka tak hanya menggunakan ponsel untuk menelepon dan mengirim sms, tetapi juga untuk mengecek email, mencari tahu dan menyimpan jadwal penerbangan, mencari tempat wisata menarik, menemukan restoran dan pom bensin terdekat, serta mengusir kebosanan dengan bermain game. Namun, kegunaan utama ponsel adalah untuk menghubungi atau agar bisa dihubungi oleh keluarga dan kenalan saat ada kabar penting atau ketika terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

2. Kartu Identitas atau Paspor
Kartu identitas juga merupakan salah satu benda yang tak boleh tertinggal. Bagaimana jika wajahmu mirip dengan buronan di suatu tempat? Kartu identitas bisa menjadi benda penyelamat. Jika bepergian ke luar negeri, paspor menjadi benda yang harus selalu dibawa. Jika perlu, buat salinan paspor dan identitas pribadi dalam bentuk softcopy agar kamu selalu memiliki backup data identitas diri.

3. Tiket Pesawat, Voucher Hotel, dan Tiket Reservasi 
Ok, barang-barang ini kelihatannya tidak mungkin terlupakan, tapi sebenarnya sangat mungkin. Seringkali, orang terlalu sibuk memikirkan baju dan sepatu yang ingin dibawa, namun tiket pesawatnya sendiri malah tertinggal. Bagaimana bisa menikmati liburan kalau kamu bahkan tak bisa naik pesawat karena tiketnya tertinggal? Selalu pastikan dokumen-dokumen tersebut sudah tersimpan aman di tasmu sebelum berangkat.

4. Obat-obatan Pribadi
Kalau kamu mengidap penyakit tertentu, obat-obatan pribadi menjadi barang pertama yang harus dimasukkan ke dalam tas. Jika kamu harus meminum obat tersebut beberapa jam sebelum berangkat, ambil beberapa butir obat saja tanpa mengeluarkan seluruh kemasannya dari dalam tas karena ada kemungkinan obat tersebut akan tertinggal. Mungkin ada apotik di kawasan wisata yang kamu tuju, tapi belum tentu obat yang kamu cari tersedia di apotik tersebut.

5. Kamera Digital
Bawalah kamera digital yang dilengkapi dengan video. Dokumentasikan perjalanan Anda dengan memotret dan merekamnya di video. Siapa tahu ada hal-hal menarik yang bisa jadi kenangan seru dari perjalanan Anda. Selain mengusir bosan, kreativitas Anda juga akan terasah.

6. Perlengkapan Mandi
Perlengkapan mandi memang biasanya sudah disediakan oleh pihak hotel. Tapi, tak ada salahnya menyiapkan sedikit tempat untuk membawa perlengkapan mandi sendiri. Siapa tahu kamu ingin berenang di pantai atau waterpark dan langsung membersihkan diri di kamar bilas umum yang tersedia. Simpan perlengkapan mandi di satu tempat kecil yang bisa dipisahkan dari tas utamamu. Dengan demikian, kamu bisa membersihkan diri di manapun kamu berada tanpa perlu kembali ke hotel.

7. Celana Jeans dan Kaos
Tak diragukan lagi, celana jeans dan kaos memang setelan yang paling nyaman untuk berwisata. Mengenakan jeans dan kaos, kamu bisa bergerak dengan bebas dan merasa lebih santai. Jeans dan kaos juga umumnya cocok untuk dikenakan di segala suasana baik ketika berjalan-jalan santai di pantai, menikmati keindahan alam pegunungan, atau berburu diskon di pusat perbelanjaan.

8. Cemilan dan Air Minum
Sejak masa study tour SD hingga kini, snack atau cemilan menjadi barang yang wajib dibawa saat wisata. Makan cemilan sambil melihat-lihat pemandangan dari kaca jendela bus yang berjalan  menjadi pengalaman tak terlupakan saat melakukan study tour bersama-sama teman sekolah. Selain nikmat dan cocok untuk menikmati perjalanan, snack juga bisa mengganjal perut untuk sementara sambil mencari restoran yang tepat. Jangan lupa pula menyiapkan air minum guna mengusir rasa serat setelah ngemil.

9. P3K dan Losion Anti Nyamuk
Meski kamu bukan tipe orang yang ceroboh, tak ada salahnya membawa alat-alat P3K seperti plester dan antiseptik ketika akan berwisata. Mungkin saja kamu tergores karang saat berenang di salah satu pantai Bali atau terjatuh ketika sedang santai bersepeda di kawasanKota Tua Jakarta. Bawa juga losion anti nyamuk. Tak ada yang bisa menjamin dengan pasti bahwa tempat wisata atau kamar hotel yang kamu kunjungi bebas nyamuk.

10. Uang Tunai
Di zaman serba praktis seperti sekarang, kamu mungkin tak membutuhkan uang tunai untuk bertransaksi. Cukup sediakan potongan plastik ajaib bernama kartu kredit atau kartu ATM, transaksi bisa berjalan lancar tanpa masalah. Namun, bukan berarti kamu bisa mengosongkan dompet dari uang tunai ketika berwisata. Kamu akan membutuhkan uang tunai untuk membayar ongkos taksi, memberi tip bagi pelayan di restoran, atau membeli makanan di pinggir jalan yang sepertinya belum dilengkapi dengan mesin EDC.

 

sumber:http://www.voucherhotel.com

Close Menu